Sabtu, 04 September 2010, 
# Selamat Datang di Website Dinas Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan # Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Jalan Indra Bangsawan No. 22 K A L I A N D A Telp. (0727) 322247 Fax. (0727) 322247
Home
Ragam
Informasi
Our Stats
  Total Visitor : 26293
  Total Hits : 1070
  Month : 310
  Today : 33
  Online : 5
Login
Username :
Password :

  Register !
  Lost Password ?

 Selayang Pandang
 Program Kerja
 Potensi Perkebunan
 
PROFIL DINAS PERKEBUNAN KAB. LAMPUNG SELATAN
Terbentuknya Kabupaten Lampung Selatan, tidak dapat dipisahkan dari dasar pokok Undang-Undang Darurat No. 4 Tahun 1956 Tanggal 14 Nopember 1956. Sebagai daerah otonom Tk. II pada awal terbentuknya Lampung Selatan masih merupakan bagian dari wilayah Sumatera Selatan. Berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1964 tentang pembentukan Propinsi Daerah Tk. I Lampung maka Daerah Tk. II Lampung Selatan secara resmi merupakan salah satu kabupaten dalam Propinsi Daerah Tk. I Lampung.

Pada mulanya kedudukan ibukota Kabupaten Dati II Lampung Selatan berada di luar wilayah administrasinya yaitu Kodya Tanjung Karang – Teluk Betung (Kotamadya Bandar Lampung). Usaha-usaha untuk memindahkan Ibukota Kabupaten Lampung Selatan telah dimulai sejak tahun 1968, namun baru pada tahun 1981 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 1981 Tanggal 03 Nopember 1981 ditetapkan pemindahan pemindahan Ibukota Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Selatan ke Kota Kalianda. Berdasarkan Surat Mentri Dalam Negeri No. 135/102/PUOD Tanggal 02 Januari 1982 peresmiannya dilakukan pada tanggal 11 Februari 1982 oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Amir Machmud, sedangkan pelaksanaan kegiatan pusat pemerintahan di Kalianda ditetapkan mulai tanggal 10 Mei 1982.

Kabupaten Lampung Selatan merupakan gerbang utama lalulintas darat dari pulau Jawa ke Sumatra yang terletak pada posisi antara 104°15’ sampai dengan 105°45’ Bujur Timur dan antara 5°15’ sampai 6° Lintang Selatan.
Kabupaten Lampung Selatan mempunyai luas wilayah 3.180,78 km2 yang memanjang dari Timur ke Barat sepanjang lebih kurang 153 km, dan sebagian besar wilayahnya adalah daerah pertemuan antara darat dan laut dengan pantai yang banyak ditumbuhi kelapa dan mangrove, wilayah ini memiliki karakteristik, diantaranya :

1. Merupakan wilayah percampuran pengaruh antara laut dan darat.
2. Berfungsi sebagai zona penyangga (buffer zone) dan merupakan habitat dari berbagai jenis unggas, burung migran serta habitat bagi pembesaran berbagai jenis ikan dan udang.
3. memiliki gradien perubahan sifat ekologis yang tajam, sehingga pada skala yang sempit akan dijumpai kondisi ekologi yang berlain-lainan.
4. Umumnya memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dan menjadi sumber zat organik yang penting dalam rantai makanan di laut.
Saat ini terdiri atas 17 kecamatan dengan batas administrasi sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Lampung Tengah
Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Jawa
Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Sunda
Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Pesawaran.